MTsN 7 Bulukumba Inisiasi Workshop Moderasi Beragama untuk Penguatan Ekosistem Toleransi

Admin MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 7 BULUKUMBA
Sunday, 10 May 2026
115x Dibaca
MTsN 7 Bulukumba baru-baru ini sukses menyelenggarakan workshop penguatan moderasi beragama. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan implementasi nilai-nilai toleransi, kerukunan, serta kebhinekaan di lingkungan pendidikan, khususnya bagi para pendidik, tenaga kependidikan, dan perwakilan siswa dari kedua madrasah.

Workshop yang bertempat di aula MTsN 7 Bulukumba tersebut menghadirkan narasumber berkompeten dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba dan akademisi yang memiliki kepakaran di bidang moderasi beragama. Materi yang disampaikan mencakup esensi moderasi beragama dalam konteks keindonesiaan, tantangan intoleransi dan radikalisme di era digital, serta strategi praktis dalam menanamkan nilai-nilai moderasi melalui kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler di madrasah.

Kepala MTsN 7 Bulukumba, Kasman, S.Pd.I., M.Pd.I, dalam sambutannya menekankan komitmen madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan harmonis. "Penting bagi kita untuk tidak hanya memahami konsep moderasi beragama, tetapi juga menerapkannya sebagai praktik nyata dalam setiap interaksi dan pembelajaran. Workshop ini adalah langkah strategis untuk membekali seluruh elemen madrasah agar menjadi agen perubahan yang mampu menyebarkan semangat toleransi," ujarnya. Senada, perwakilan dari MIN 7 juga menyambut baik inisiatif ini dan menegaskan pentingnya kolaborasi antar lembaga pendidikan dalam membentuk karakter generasi muda yang moderat.

Selama workshop, peserta terlibat aktif dalam sesi diskusi kelompok, studi kasus, dan simulasi yang dirancang untuk memecahkan berbagai persoalan terkait isu keberagaman. Diharapkan, melalui kegiatan ini, seluruh peserta dapat mengaplikasikan wawasan dan keterampilan yang diperoleh untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih kondusif, aman, dan penuh penghargaan terhadap perbedaan. Inisiatif semacam ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi madrasah lain dalam mengembangkan program penguatan karakter moderasi beragama.
Bagikan:

Komentar (1)

F

Fajar

3 weeks ago

Mantap